6 Langkah Dasar Untuk Merawat Kulit Yang Terbakar Sinar Matahari

Tips Kesehatan Kulit - Sunburn yakni fenomena yang sungguh lazim yang sanggup dialami setiap orang. Kegagalan untuk menanggulangi dengan baik sanggup memperlambat proses penyembuhan diri atau kerusakan kulit. Berikut yakni 6 langkah dasar untuk merawat kulit yang terbakar sinar matahari yang sanggup Anda lihat.

Penyebab kulit terbakar sinar matahari.

 Sunburn yakni fenomena yang sungguh lazim yang sanggup dialami setiap orang 6 langkah dasar untuk merawat kulit yang terbakar sinar matahari

Sinar matahari bikin kehidupan, tanpanya insan nyaris tidak sanggup bertahan hidup. Namun, paparan sinar matahari terlalu usang sanggup memunculkan kerusakan pada tubuh, yang kini disebut sengatan matahari.


Tanda-tanda sengatan matahari sungguh jelas: kulitnya berwarna merah, gelap dan gatal. Makara kenapa begitu?

Matahari memancarkan tiga panjang gelombang cahaya ultraviolet:

UVC tidak hingga ke permukaan. Sinar UVA dan UVB sanggup menghancurkan kulit dalam dua arah yang berbeda.

Sinar UVB mengembangkan pigmentasi pada permukaan kulit, memunculkan kulit menjadi hitam, coklat tua, kering dan kasar. Sinar UVA menembus permukaan kulit, yang merubah DNA dan meminimalkan kolagen, bikin kulit keriput.

Jika terkena sinar matahari terlalu lama, kulit akan terbakar jawaban panas, dengan kata lain, kulit akan membesar merah, terbakar menyerupai luka bakar yang panas.

Seiring waktu, kerusakan DNA sanggup mengembangkan risiko kanker kulit, dalam beberapa permasalahan melanoma fatal.

Tingkat sengatan matahari tergantung pada:

  • Jenis kulit.

  • Intensitas cahaya matahari.

  • Waktu terpapar sinar matahari.

Luka bakar yang parah tidak cuma akan dialami pada kulit, namun mungkin juga memiliki tanda-tanda menyerupai flu, mual, sakit kepala dan kelelahan.

Pengobatan yang efektif untuk kulit yang terbakar sengatan matahari.

Bila kulit yang terbakar matahari membutuhkan langkah perawatan yang tepat, kulit gres dengan segera dipulihkan dan tidak ada kerusakan lebih lanjut.

Langkah 1: Cuci dengan air dingin.

Celupkan air hambar dan rileks selama 10-20 menit. Ini menolong meminimalkan kemerahan dan terbakar di saat terbakar sinar matahari; Cara ini menyerupai dengan sokongan pertama pada luka bakar.

Catatan:

  • Jangan gunakan es, airnya terlalu hambar alasannya kulitnya sungguh sensitif, kalau suhunya terlalu dingin, kulit sungguh sensitif, makin terasa sakit.

  • Jangan gunakan sabun atau deterjen alasannya akan mengiritasi kulit.

  • Jangan bilas dengan air deras, menyerupai shower.

  • Setelah mandi, bersihkan dengan lembut dengan lembut, jangan hingga menggosok kulit.

  • Jika Anda cuma memperabukan sebagian saja, cukup dinginkan saja.

Langkah 2: Kompres dingin.

Setelah mengerjakan langkah sokongan pertama, seharusnya gunakan handuk hambar yang lembab atau kompres hambar pada luka bakar setiap hari. Beberapa kali sehari, setiap waktu sekitar 15-20 menit hingga bisul merah memudar.

Langkah 3: Diet.

Setelah terpapar sinar matahari, badan akan sering kehilangan banyak air, sehingga perlu banyak minum air putih, disamping itu akan menolong kulit untuk pulih lebih cepat. Setiap hari sekitar 8-10 gelas air.

Mengkonsumsi lebih banyak makanan antioksidan dan kaya akan vitamin C akan menolong kesehatan kulit, pemulihan lebih cepat; Misalnya: blueberry, tomat dan ceri.

Kulit yang terbakar matahari akan dijaga dari dalam dan ini yakni cara teraman yang disarankan oleh profesional kesehatan.

Langkah 4: Melembabkan kulit.

Jika kulit dilembabkan setiap hari, kecepatan penyembuhan akan lebih cepat. Dengan memakai pelembab, salep atau materi alami seperti:

  • Lidah buaya

  • Kentang

  • Teh hijau

  • Mentimun

Perhatikan, ini cuma boleh ditangani sehabis kulit kurang bisul (sekitar beberapa hari kemudian) untuk menyingkir dari infeksi dan dermatitis.

Langkah 5: Obat penghilang rasa sakit.

Jika Anda merasa sakit, Anda sanggup mengonsumsi obat penghilang rasa sakit dan steroid antiinflamasi menyerupai ibuprofen atau naproxen. Obat ini tidak diresepkan, Anda sanggup beli di apotek.

Beberapa antibiotik mesti ditangani untuk menangkal infeksi. Namun, Anda mesti berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya.

Perhatikan, jangan gunakan ibuprofen untuk anak di bawah 6 bulan. Jangan menyantap aspirin untuk anak di bawah usia 16 tahun.

Langkah 6: Lindungi kulit.

Untuk menangkal kerusakan lebih lanjut, senantiasa oleskan tabir surya ke kulit dengan senantiasa memakai topi, masker, dan baju lengan panjang di saat keluar. Jangan lupa mengoleskan tabir surya - ini cara termudah dan paling efektif.

Cuci paras setiap hari, hindari air kotor atau apapun yang tidak membersihkan kulit Anda untuk menangkal infeksi.

Kapan saya mesti mengontak dokter?

Sunburn memiliki banyak tingkat keparahan yang berbeda. Jika Anda memiliki tanda-tanda berikut, hubungi dokter darurat Anda sesegera mungkin.

Tanda-tanda terbakar sinar matahari dan dehidrasi:

  • Merasa lemah.

  • Merasa pingsan atau pusing.

  • Masih sakit kepala atau sakit sehabis minum obat.

  • Denyut nadi cepat atau cepat.

  • Merasa haus, tidak ada air kencing, atau mata cekung.

  • Kulit pucat, berair atau dingin.

  • Mual, demam, menggigil, atau ruam.

  • Mata Anda terluka dan peka kepada cahaya.

  • Wasir berat dan menyakitkan, utamanya di atas 1 cm (1,25 cm).

  • Muntah atau diare.

Tanda-tanda infeksi:

  • Nyeri kulit, bengkak, kemerahan berlebihan; kemerahan dan ruam.

  • Jerawat lebih menyerupai nanah dan lebih merah.

  • Membengkak pada kelenjar getah bening di leher, ketiak.

Kulit yakni penggalan badan untuk melindungi organ dalam. Jika kulit terbakar parah, itu akan mempengaruhi seluruh tubuh. Semoga postingan ini menolong Anda mendapat perawatan kulit yang sempurna dan menolong Anda memiliki kulit pulih lebih singkat dan menangkal risikonya.

No comments:

Powered by Blogger.